panel, solar, power-2562239.jpg

DCT Perusahaan Rekomendasi Pemasangan PLTS

Pemasangan PLTS ǀ Energi surya PLTS menjadi pemandangan yang tidak asing lagi guna menyokong kebutuhan listrik. Terdapat hampir semua gedung pemerintah, lembaga, swasta maupun komersial yang telah memasang PLTS. Tidak hanya gedung perkantoran, namun perumahan dapat memasang PLTS oleh konsumen PLN. Pemasangan PLTS masyarakat dapat membayar tagihan listrik lebih murah dengan ekspor impor listrik.

Besaran penghematan tergantung kapasitas daya yang dihasilkan dan penggunaan keseluruhan listrik dari PLN. Pemanfaatan energi yang ramah lingkungan bertujuan meningkatkan peran energi baru dengan energi nasional. Mendorong percepatan peningkatan pemanfaatan energi surya dan pengembangan bisnis industri panel surya Indonesia. Pemasangan PLTS mengurangi emisi gas rumah kaca dan daya otomatis memotong tagihan listrik.

Terdapat beberapa ketentuan pemasangan PLTS diatur dalam Permen ESDM Nomor 49 Tahun 2018 yaitu:

  1. Sistem PLTS dengan kapasitas maksimum 100% daya tersambung pelanggan PLN;
  2. Perhitungan ekspor impor sistem PLTS adalah nilai kWh ekspor –impor x 65%.  Surplus kWh ekspor akumulasi bulan berikutnya sebagai pengurang tagihan, selama tiga bulan nihil;
  3. Instalasi sistem PLTS yang memiliki SLO dengan kapasitas hingga 25 kW tegangan rendah;
  4. Konsumen PLN golongan tarif industri dikenal biaya kapasitas dan pembelian energi listrik darurat. Pengaturan untuk biaya kapasitas PLTS industri tersambung PLN diatur dalam Permen ESDM No 01 Tahun 2017;
  5. Konsumen PLN yang berminat pasang PLTS harus mengajukan permohonan pembangunan kepada PLN Distribusi/Wilayah;
  6. Pemasangan PLTS dilakukan oleh badan usaha yang memiliki sertifikat badan usaha ketenagalistrikan. Ijin usaha pemasangan dan penyambungan instalasi listrik (instalatir bersertifikat) memenuhi SPLN dan SNI;

Tahapan Pemasangan PLTS

Pembangkit listrik yang ramah lingkungan diyakini membantu pemerintah mencapai target energi baru terbarukan. Pemerintah terus mendorong pengembangan dan pemanfaatan PLTS yang memberikan dampak signifikan bagi perekonomian. Pemerintah merencanakan pengembangan kapasitas PLTS sebesar 3,6 gigawatt (GW) menyerap 120 ribu tenaga. Berikut tahapan pemasangan PLTS yang mendorong masyarakat memasang pembangkit ramah lingkungan ini yaitu:

  • Mengajukan permohonan

Tahap awal pelanggan menyampaikan permohonan rencana pemasangan PLTS atap ke PLN sesuai wilayah. Persyaratan yang  dilengkapi dengan nomor ID pelanggan dan mengisi formulir permohonan pemasangan PLTS. Pengajuan disertai identitas pemohon yang sama dengan identitas pelanggan  yang tercatat pada PLN.

  • Verifikasi dan evaluasi dari PLN

Proses permohonan setelah diterima butuh waktu 15 hari kerja dan PLN mengeluarkan surat ijin/persetujuan. Persyaratan yang telah teerpenuhi, besaran biaya yang harus dibayar beserta tata cara pembayaran.

  • Pemilihan kontraktor/badan usaha PLTS

Pemasangan PLTS dilakukan oleh kontraktor/badan usaha yang ditunjuk sesuai desain dalam formulir pendaftaran. Pelanggan diharapkan dapat melakukan pembayaran guna biaya penyambungan pada saat instalasi PLTS.

  • Mengurus SLO ke PLN

Proses penerbitan SLO dari PLN nantinya menjadi syarat pemasangan kWh meter ekspor impor. Proses pemasangan disertai bukti pembayaran diterima dalam waktu 15 hari kerja setelah SLO. Namun sebenarnya kapasitas kurang dari 500 kVA tidak diwajibkan memiliki sertifikat laik operasi.

  • Pelanggan PLTS

Transaksi listrik ekspor impor akan mulai berlaku sejak pemasangan kWh meter ekspor impor. Pemberlakuan tagihan pertama PLTS yang akan disampaikan pada saat pemakaian di bulan selanjutnya.

Perhatikan Beberapa Hal Pada Saat Pemasangan PLTS

Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan memaksimalkan kinerja sebelum melakukan pemasangan PLTS yaitu:

  • Lokasi pemasangan

Intensitas sinar matahari lokasi pemasngan PLTS menjadi hal yang mempengaruhi performa panel surya. Semakin tingginya panel surya dalam memproduksi listrik maka diperlukan besarnya intensitas sinar matahari. Maka perlu dipastikan lokasi sinar matahari maksimal instalasi PLTS tidak terhalang bangunan lain.

  • Orientasi PLTS

PLTS bekerja ideal apabila panel menghadap ke arah yang tepat berdasar lokasi gedung. Apabila memungkinkan lebih baik PLTS menghadap garis khatulistiwa berdasar orientasi utara atau selatan. Panel surya diarahkan ke utara agar sistem pembangkit tetap bekerja di Pulau Jawa. Walau sistem pembangkit dengan efisiensi berbeda dibandingkan jika meletakkan panel surya menghadap khatulistiwa.

  • Luas area

Luas area akan mempengaruhi kapasitas listrik yang rata-rata memerlukan 2,5 m2 dihasilkan PLTS. Mengetahui luas dan potensi kapasitas sistem yang terpasang menjadi pertimbangan pemilihan tipe PLTS. Pemilihan jenis panel surya yang memiliki efisiensi lebih tinggi memaksimalkan potensi produksi listrik.

  • Temperatur udara dan kecepatan angin

Suhu lokasi pemasangan rangkaian panel surya mempengaruhi kinerja sistem pembangkit listrik secara optimal. Suhu lingkungan normal sekitar 25 derajat celcius dengan kenaikan temperatur menyebabkan penurunan performa. Kecepatan angin menjadi hal yang penting akan membantu pendinginan temperatur permukaan panel surya.

  • Jenis panel surya

Panel surya terdiri dari sel surya terbuat dari semikonduktor mengubah sinar matahari menjadi listrik. Setiap jenis panel surya memiliki variasi performa dan kemampuan menghasilkan daya yang berbeda. Opsi yang cocok untuk ruang dan luas terbatas dapat menggunakan panel surya monocrystalline. Terdapat juga jenis panel surya polycrystalline dan thin film dengan memiliki masing-masing keunggulannya.

Berdasar peraturan yang berlaku, pemasangan PLTS dilakukan badan usaha yang telah terdaftar resmi. PT DCT Total Solution membantu pelaku bisnis dan industri dalam kebutuhan instalasi PLTS. PT DCT Total Solution membuka layanan jasa instalasi PLTS langsung menghubungi ke nomor 021-824-24-888 atau WA 0899-0288-888.

Scroll to Top