IP Camera dan Autorized Distributor IP camera Jakarta

IP Camera dan Autorized Distributor IP camera Jakarta

Sudah pernah dengar mengenai IP Camera? IP camera disebut juga network merupakan alat yang berfungsi mentransmisikan gambar secara langsung melalui jaringan internet. Gambar tersebut dapat berupa video Motion JPEG (MJPEG), MPEG-4 atau H.264 menggunakan berbagai protokol jaringan, upload gambar individu berupa MJPEG menggunakan FTP, e-mail dan HTTP (Hypertext Transfer Protocol). Tujuan utamanya yaitu untuk memantau (monitoring) area publik, kantor, rumah dan perilaku orang di lingkungan tertentu, sehingga kegiatan tersebut juga lebih dikenal sebagai surveillance atau pengawasan.

Komponen utama IP kamera jaringan terdiri dari:   

  • Lensa , gunanya untuk memfokuskan gambar.
  • Sensor gambar (CCD atau CMOS) : digunakan untuk merubah cahaya ke signal listrik.
  • Prosessor pengolah gambar dan compres gambar, supaya data tidak terlalu besar, maka data perlu di compres.
  • Microcomputer dan ethernet , mengontrol sistem dan menyambungkan ke jaringan komputer.
  • Input Output port, fungsinya untuk mengontrol lensa (fokus,zoom),menggerakan arah kamera,menggerakan relay dll.
  • Input Audio/ suara.

Seperti halnya komputer (PC), network camera memiliki ip address tersendiri. Umumnya ip address untuk network camera sudah diset dari pabrik dengan ciri khas tersendiri, sebagai contoh default ip address network camera Edimax yaitu 192.168.2.3. Namun ketika network camera dihubungkan ke router merek lain (DHCP Server telah di Enable/diaktifkan) dan dengan segmen ip address yang berbeda, maka secara otomatis camera akan mengikuti konfigurasi yang terdapat pada jaringan  tersebut.

Jenis-jenis IP camera yaitu:

  • Fix IP camera
  • Dome IP camera
  • PTZ atau pan, titz, zoom camera

Jika dilihat dari segi media komunikasinya, IP camera terbagi menjadi dua macam, yaitu:

  • Wire IP camera
  • Wireless IP camera

IP camera berbeda dengan CCTV. Dari segi definisi, CCTV adalah singkatan dari Close Circuit TeleVision adalah analog camera. CCTV tidak bisa langsung disambungkan dengan komputer, karena memerlukan alat yang disebut DVR atau Digital Video Recorder. DVR ini berfungsi untuk mengubah sistem analog menjadi sistem digital.  IP Camera memiliki software internal (Video Analytics) untuk menganalisa hasil kamera yang ditangkap. Sedangkan pada kamera CCTV, fungsi ini dikerjakan oleh DVR.

Dibawah ini terdapat tabel yang membantu anda mengetahui perbedaan IP camera dengan CCTV beserta fiturnya.

IP-Camera-dan-Autorized-Distributor-IP-camera-Jakarta

Untuk mendapatkan IP camera di Jakarta, anda dapat menghubungi kami. Produk yang kami miliki memiliki banyak pilihan dengan keunggulan yang tidak dimiliki oleh merek yang lain. ACTi, meskipun belum sepopuler dengan pendahulunya, namun kemampuannya di lapangan sudah teruji. Dukungan fasilitas yang diberikan memungkinkan anda untuk membuat sebuah surveillance sistem yang handal dan sangat efektif serta tidak membuat orang merasa diawasi.

Sebagai authorized distributor IP Camera ACTi di Indonesia, kami siap melayani pengadaan IP Camera ACTi di seluruh Indonesia. Dengan ACTi, anda dapat membuat sebuah sistem integrator yang memenuhi tuntutan masa kini. Lebih lanjut, anda dapat menghubungi kami.

BACA JUGA:

Mengenal Lebih Dekat IP CCTV ACTi Series

Parameter Pengukur Kualitas IP Camera

IP Camera Wide Angle : Keunggulan IP Camera dengan Lensa Wide Angle

Kelebihan IP Camera Night Vision

Pengertian dan Fungsi IP Camera Baby Monitor

Artikel lainnya…

© 2004 - 2017 DCT Group Company